Berhenti Mengeluhkan CGI Attack on Titan S4!

“apakah kamu masih saja mengeluhkan kualitas CGI Attack on Titan S4?”

Anime Attack on Titan atau Shingeki no Kyojin akhir-akhir ini banyak dibicarakan di kalangan para penggemar anime. Wajar saja anime yang memulai debutnya pada tahun 2013 itu sekarang sudah memasuki season final.

Hal ini makin didukung dengan adanya beberapa media atau aplikasi layanan streaming yang menayangkan AOT secara gratis dan legal. Segingga hal itu mendongkrak popularitas yang berimbas pada penambahan jumlah fans.

Tentu saja memang, makin populer sebuah sebuah anime maka fanbase akan makin besar pula. Tetapi fanbase besar tidaklah selalu berdampak positif dan malah kehadiran fans baru bisa menimbulkan kerusuhan di dalam komunitas itu sendiri.

Seperti baru-baru ini para fans digegerkan dengan isu penyerangan berbentuk hujatan kepada akun media sosial studio MAPPA.

Alasan dibalik penyerangan tersebut tak lain dan tak bukan karena masalah penggunaan CGI Attack on Titan. Sebab studio baru yang menangani serial ini sekarang lebih mengandalkan teknologi CGI dalam menampilkan animasinya. Walaupun studio sebelumnya yakni WIT pernah menggunakan CGI, tetapi untuk final season kali ini memiliki porsi lebih banyak.

Apa itu CGI?

Sebelum kita lanjut alangkah baiknya mengetahui definisi tentang CGI dan apa kegunaanya dalam industri hiburan. Sebagian mungkin sudah tahu bahwa CGI (Computer Generated Imagery) merupakan sebuah pencitraan yang dihasilkan oleh Komputer. Atau gampangnya gambar 3D yang dibuat dan diproses dengan menggunakan computer.

Tujuan penggunaan teknik ini banyak sekali, mulai dari iklan, animasi, game sampai industri hiburan sekelas Hollywood. Dan juga karena tuntutan waktu deadline yang mepet membuat banyak industri menggunakannya supaya lebih menghemat waktu dan tenaga.

Kenapa MAPPA pakai CGI?

Kalau kita lihat scene aksi AOT versi WIT pasti kebanyakan adegan dibuat dengan teknik 2D murni dimana animasi dibuat dengan menggambar adegan frame demi frame. Teknik itu terlihat bagus untuk anime namun sangat memakan waktu untuk membuatnya. Dan juga kalau kita lihat di versi WIT adegan tidak serumit season final dan lebih banyak adegan statis.

Berbeda dengan MAPPA yang kebagian jatah untuk menganimasikan adegan yang sangat rumit. Dan kalau kamu lihat di versi manga pasti akan berpikir apakah mungkin adegan seperti Rumbling mau diadaptasi dengan teknik 2D?.

Maka dari itulah MAPPA menggunakan CGI supaya menghemat tenaga dan animasi dapat seleasi tepat waktu. Dan juga waktu produksi mereka yang mepet, sehingga mau tidak mau harus mengandalkan gambar 3D untuk memproduksi animasi-nya.

Kualitas CGI Attack on Titan S4

Banyak yang bilang kualitas CGI season ini lebih buruk dibanding 3 season sebelumnya, benarkah? Coba kalian ingat adegan mana yang menggunakan teknik 3D di 3 season kemarin. Ya, yang paling terlihat tentu saja adegan Titan Rod Reiss yang bergerak menuju distrik, dan jangan lupakan Colossal Titan yang selalu muncul dengan tampilan 3D.

Apakah menurutmu adegan tersebut tidak terlalu mencolok untukmu? Pasti tidak mungkin tidak. Karena mau dilihat dari manapun tidak ada yang bisa menyangkal teknik CGI yang digunakan WIT sangatlah kontras dengan latar belakangya dan seolah olah terlihat seperti cutscene sebuah game.

Ya, saya tidak bilang kualitas CGI WIT jelek atau semacamnya, saya cuma berpendapat kalau scene-nya terlihat kurang padu walaupun pergerakanya cukup natural.

Lalu bagainama dengan MAPPA?

Sejauh yang saya lihat penggunaan teknik 3D season ini lebih banyak diperuntukan untuk menganimasikan para Titan dan juga beberapa adegan pasukan Eldia yang berayun di tengah penyerbuan Liberio. Bicara soal porsi, seperti kebalikan Studio WIT karena dalam menampilkan Titan seperti Attack Titan atau Armored Titan MAPPA lebih banyak mengandalkan CGI. Sedangkan adegan Collosal Titan ditampilkan dengan teknik 2D.

Meskipun animasi 3D musim 4 ini masih kelihatan, tetapi kualitasnya lebih bagus ketimbang CGI WIT. Kenapa saya bilang begitu? Karena kalau kita lihat animasi 3D kali ini terlihat lebih padu dengan latar belakannya. Atau bisa dibilang tidak terlalu mencolok seperti cutscene game.

Entah itu dari warna, pencahayaan atau pergerakan semua terlihat natural dan bahkan ada beberapa adegan yang tidak saya sadari itu merupakan  CGI.

Meski begitu tetap saja masih ada orang yang tidak suka dengan kualitasnya. Orang seperti ini adalah yang terparah, mereka sharusnya sadar kalau tanpa CGI kita mungkin tidak akan bisa menyaksikan adaptasi season 4.

Dan sepertinya orang yang masih menghujat harus belajar kepada fanbase Berserk yang animasi-nya menerapkan full 3D seperti game dan mereka masih tabah.

CGI Berserk

Dan kalau kamu curhat kepada fans Berserk maka reaksi mereka akan seperti ini.

Maka dari itu bersyukurlah kalian para fans AOT yang masih mendapatkan adaptasi anime berkualitas.

Kesimpulan

Sebagai penggemar kita seharusnya memberikan kritik yang membangun jika tontonan kita memiliki kualitas yang kurang. Jangan malah melayangkan hujatan kepada sudio yang sudah bekerja keras demi sebuah tontonan yang ujung-ujungnya ditonton gratisan. Untuk itu sekali lagi jadilah penggemar yang baik dan usahakan bisa mendukung studionya sesuai kemampuan masing-masing.

Oh iya, dan jangan lupa juga untuk memberikan masukan atau kritik artikel ini di kolom komentar. Dan jangan lupa share artikel ini kepada teman atau orang terdekat kalian. Terima kasih

Tinggalkan Balasan