Penjelasan Titan Colossal Eren di Shingeki no Kyojin

Penjelasan Titan Colossal Eren di Shingeki no Kyojin

Hajime Isayama kembali membuktikan kejeniusanya lewat chapter terbaru manga Shingeki no Kyojin. Di chapter 138 itu emosi kita seakan-akan diaduk-aduk oleh seluruh adegan yang penuh twist dan drama.

Scene yang jadi perhatian selain Mikasa yang mengakhiri nyawa Eren adalah tentang bentuk baru Titan Eren. Ya, di chapter ini Isayama kembali menghadirkan kejutan kepada fans dengan menampilkan Titan Colossal Eren yang terlihat sangat tidak biasa.

Dari bentuk tubuh Collosal Titan Eren sendiri tampak seperti Titan Colossal pada umumnya dengan tubuh besar dan kaki yang besar. Tapi masih ada perdebatan diantara fans perihal bentuk baru titan tersebut. Pasalnya banyak orang yang bilang itu adalah wujud asli dari Founding Titan Eren Jaeger, tetapi menurut saya itu memang benar bentuk Titan Colossal Eren, kenapa?

Karena kalau kita ingat kembali, benda yang bisa memberikan kekuatan Founding adalah parasit yang berbentuk seperti tulang belakang. Dan seperti yang kita tahu parasit tersebut sudah lepas dari kepala Eren dan kini menggeliat bebas.

Kenapa Eren Bisa berubah menjadi Colossal Titan?

Memang benar kalau pewaris titan itu tidak bisa berubah menjadi jenis titan tertentu seenaknya. Tetapi hal ini sepertinya jadi pengecualian untuk Eren kali ini, karena mungkin ini adalah kekuatan dari si parasit tersebut yang bisa memanipulasi bentuk pewaris titan inangnya. Dan seperti yang kita tahu Eren sebelumnya adalah inang dari si parasit itu.

Jadi intinya adalah Eren bisa beruba seperti itu karena kekuatan parasit tulang belakan yang lagi dalam situasi pertahanan diri.

Related Posts

Lalu kenapa yang dipilih adalah bentuk Colossal?

Ini masih ada sedikit hubungannya dengan Armin, ya karena lawan duel pada chapter tersebut adalah Armin si pewaris Colossal Titan. Alasan lainya adalah, karena dari segi kekuatan, Titan Colossal lah yang memiliki kekuatan paling besar diantara jenis titan lainya. Jadi wajar jika Eren harus menggunakan wujud titan ini untuk duel maut dengan Armin.

Wujud Colossal Titan Eren

Yang jadi perhatian dari titan ini adalah desainya yang berbeda dari titan Colossal lainya. Ya, yang paling terlihat perbedaanya adalah Titan Colossal ini memiliki rambut yang sangat panjang, hal ini menarik karena semua Titan Colossal biasanya botak.

Kalau ini sih alasanya sudah tidak perlu ditebak lagi, karena sudah jelas titan ini punya rambut gondrong karena memang dari bentuk Founding Titan sebelumnya sudah seperti itu.

Kemampuan Titan Colossal Eren

Kalau tadi bicara soal penampilan, sekarang saatnya membahas tentan kemampuan bertarung titan ini.

Dari segi kekuatan tampak ketika duel dengan Colossal Armin, Eren terlihat memiliki kekuatan yang lebih unggul, hal ini karena secara fisik bawaan Eren lebih punya kekuatan lebih dibanding Armin.

Tetapi tak cuma unggul dari segi kekuatan saja, Colossal Eren masih seperti biasa mengandalkan teknik pengerasan untuk membuat knuckel seperti ketika dia mengguakan Attack Titan. Dengan teknik itu Eren berhasil memecahkan kepala Titan Armin dengan mudahnya, namun karena tidak punya kesempatan akhirnya Eren harus takluk pada duo Ackerman yang datang memanfaakan keadaan.

Penutup

Sepertinya cukup itu saja yang dapat saya sampaikan kali ini, sekian dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan