5 Fakta Bizarre Jolyne Cujoh di JOJO Part 6

“Beberapa fakta Jolyne Cujoh”

Salah satu daya tarik manga dan anime Jojo’s Bizarre Adventure adalah pada karakter protagonis yang selalu berubah ubah setiap partnya. Dan semua karakter utama seri ini adalah keturunan Joestar yang berawal dari Jonathan Joestar. Masing-masing Joestar tersebut dibekali dengan berbagai macam kemampuan unik nan nyeleneh, sehingga para pembaca atau penonton tidak pernah bosan dengan seri ini.

Bicara soal Joestar, kali ini saya ingin membahas Joestar yang bergender wanita. Ya, dia adalah Jolyne Cujoh si JOJO bergender wanita pertama dan mungkin satu-satunya di seri ini.

Sejak awal dikenalkan, karakter ini cukup mencuri banyak perhatian lantaran tak hanya dia seorang perempuan saja tetapi juga seorang putri dari Jotaro Kujo. Meskipun memiliki penulisan nama belakang yang berbeda “Cujoh dan Kujo” keduanya sama-sama dibaca “Kujo”.

Tapi masih ada hal menarik lainya yang membuat protagonis manga JOJO Part 6 Stone Ocean ini lebih “stand out” dibanding Joestar lainya. Dan berikut saya sudah rangkum beberapa fakta menarik dari Jolyne Cujoh.

5.  JOJO yang Kurang Kasih Sayang

Jolyne lahir dari pasangan Jotaro seorang istri yang berasal dari Amerika Serikat. Semasa kecil dia sudah ditinggalkan Jotaro sang ayah kandung yang kala itu menjadi ahli kelautan. Sebenarnya Jotaro meninggalkan Jolyne beserta istrinya bukan masalah urusan pekerjaan semata, Jotaro tidak ingin dekat dengan keluarganya lantaran alasan keamanan. Karena Jotaro juga melakukan penyelidikan mengenai panah stand dan hal-hal berbau stand lainya di benua Afrika.

Karena takut keluarganya diincar oleh pengguna Stand User maka Jotaro memutuskan untuk meninggalkan keluarganya di Florida.

Sisi buruknya, Jolyne tumbuh menjadi ****** berandalan yang suka membuat masalah akibat kurang mendapat kasih sayang ayahnya. Tapi meskipun begitu, Joestar blasteran Jepang-Amerika ini sebenarnya adalah sosok anak yang sangat menyayangi ibunya.

Related Posts

4.  Joestar Paling Kriminal

Sebab alasan kurang kasih sayang, Jolyne sering kali ketiban masalah karena ulahnya yang banyak menyimpang. Saat umurnya masih menginjak ** dia pernah berurusan dengan hukum lantaran ada sebuah kesalahpahaman tentang dompet yang hilang. Polisi yang pada waktu itu berada di lokasi membuat Jolyne panik dan dia mencoba melarikan diri dengan sebuah mobil curian, yang tidak bisa membawanya jauh.

Tapi itu bukan terakhir kalinya dia harus merasakan dinginya sel tahanan. Saat berumur ** dia terlibat lagi dengan masalah hukum yang kali ini membuatnya harus tinggal di penjara dengan waktu yang lama. Hal itu dikarenakan Jolyne dituduh telah menabrak seorang pejalan kaki hingga tewas di tempat. Tapi sebenarnya yang menabrak orang tersebut adalah mantan kekasihnya karena dia yang mengemudikan mobil. Tetapi orang tersebut malah melayangkan tuduhan palsu kepada Jolyne hingga Jolyne mendekam di penjara Green Dolphin Street Prison.

Sebenarnya Jolyne tidak terlalu kriminal karena dia tidak sepenuhnya bersalah atas masalah hukum yang menimpanya. Tetapi statusnya sebagai narapidana dengan kasus berat, dia mau tidak mau harus rela dicap sebagai Kriminal.

Perlakuan kasar para sipir dan tahanan lain membuat Jolyne berubah menjadi gadis yang tangguh. Tapi tak selamanya Jolyne diperlakukan kasar oleh tahanan lain, beberapa tahanan ada yang menjadi teman dan selalu siap membantunya.

3.  Satu-satunya JOJO Bertato

Dari semua keturunan Joestar yang ada, hanya Jolyne Cujoh saja yang memiliki tato. Dia menato bagian lengan bawahnya dengan gambar sebuah pisau yang mempunyai sayap kupu-kupu. Untuk arti dari tatonya sendiri tidak dijelaskan maksudnya, tetapi desain tato tersebut terlihat sangat cocok dengan Jolyne.

2.  Punya Stand Karena Panah Stand

Berbeda dengan keturunan Joestar sebelumnya yang membangkitkan Stand-nya secara alami, Stand Jolyne mucul akibat efek panah stand. Sebenarnya bukan satu panah utuh yang mengenainya melainkan hanya sedikit potongan panah yang mengenainya. Potongan yang dimasukan di dalam liontin itu sebenarnya kiriman dari Jotaro lewat surat. Jolyne yang penasaran dengan liontin tersebut langsung terkejut setelah jarinya tertusuk potongan panah stand di dalamnya.

Sejak saat itulah Jolyne membangkitkan Stand miliknya yang kemudian dia beri namai Stone Free. Stand itu merupakan tipe petarung yang memiliki daya serang baik dan lumayan lincah. Tetapi kemampuan bertarung Stone Free tidak ada apa apanya jika dibandingkan Star Platinum milik ayahnya. Satu-satunya persamaan yang ada dalam kedua stand tersebut adalah memiliki teriakan sama yakni “ora-ora”.

Meski bukan Stand petarung tingkat tinggi, Stone Free memiliki kelebihan yang sangat berguna ketika keadaan genting. Kemampuanya untuk bisa merubah wujud menjadi benang sangat multi guna. Karena Jolyne dapat menjadikannya senjata ataupun sebagai pertahanan diri sebab benang Stone Free sangat kuat dan memiliki jarak yang sangat jauh.

1.  Dapat Memanipulasi Bentuk Tubuh Sendiri

Stone Free selain memiliki kemampuan merubah bentuk tubuhnya menjadi benang, stand ini juga dapat mengubah bentuk tubuh penggunanya. Stand seperti ini termasuk langka dan bahkan keturunyan Joestar sebelum Jolyne Cujoh tidak ada yang memiliki kemampuan seperti ini. Dengan kemampuan Stone Free tersebut Jolyne bisa mengubah bentuk tubuhnya menjadi sebuah benang. Dalam menggunakan kemampuannya ini Jolyne sangatlah kreatif karena dia dapat mengendalikan keadaan dengan benangnya.

Selain Jolyne, kemampuan mengubah bentuk tubuh juga dimiliki Joestar lain “bukan Giorno ya”. Joestar itu adalah tokoh utama JOJO part 7 yang merupakan seri reboot dari JOJO part 1-6.

Penutup

Sepertinya cukup itu saja yang dapat saya sampaikan mengenai fakta Jolyne Cujoh. Sekian dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan