Rangking Semua JOJO dari yang Terlemah Hingga Terkuat

Serial manga dan anime Jojo’s Bizarre Adventure menceritakan kisah perjuangan keluarga Joestar dalam menumpas kejahatan yang mengancam bumi. Di seri ini terdiri dari beberapa “part” dan tokoh utama tiap part terebut berasal dari keturunan keluarga Joestar. Para Jojo mencakup seluruh generasi hingga ratusan tahun bahkan ada yang melintasi alam semesta. Dalam melawan kejahatan, para Joestar dibekali kemampuan unik yang berbeda antara satu dengan yang lain. Ada diantara mereka ada yang memiliki kemampuan pernafasan matahari (Hamon) untuk melawan vampir, ada juga yang mengandalkan kekuatan “Stand” dalam bertarung. Melihat kemampuan Joestar yang berbeda satu sama lain tetntunya kita penasaran dengan tingkat kekuatan masing-masing Jojo jika diurutkan dari yang terlemah hingga yang terkuat. Untuk itu kali ini saya sudah membuat daftar rangking Jojo seperti di bawah ini.

Sedikit tambahan, di bawah ini mungkin akan berisi sedikit spoiler bagi kamu yang belum melihat atau membaca Jojo’s Bizzare Adventure dari part 1-8 secara urut, saya sarankan untuk tidak scroll ke bawah lebih jauh atau resiko terkena spoiler ditanggung sendiri.

 

8. Jonathan Joestar

Posisi buncit ditempati oleh Jonathan Joestar yang merupakan tokoh protagonis pertama seri JJBA. Jonathan merupakan putra dari George Joestar, ketika masih bayi Jonathan kehilangan ibunya saat kereta kuda yang ditumpangi Jonathan dan kedua orang tuanya mengalami kecelakaan hingga menewaskan sang ibu. Kemudian selang beberapa tahun setelah kepergian istrinya, George Joestar mengadopsi seorang anak laki-laki yang dulunya adalah putra dari orang yang dianggap sebagai penyelamat saat kecelakaan kereta kuda. Anak tersebut bernama Dio Brando, walaupun Dio tampak seperti anak yang memiliki sikap sopan santun dan bertata krama ternyata dia diam-diam berencana menguasai kekayaan keluarga Joestar.

Akhirnya rencana tersebut diketahui oleh Jonathan namun Dio berhasil membunuh ayah Jonathan, setelah Dio berhasil dipojokan dia langsung menggunakan topeng misterius yang dapat mengubahnya menjadi vampir dan kabur. Saat Jonathan ingin mencari Dio, di jalan dia bertemu dengan orang bernama Anthonio zeppeli dan kemudian mengajarkan teknik “Hamon” kepada Jonathan supaya bisa membunuh Dio dan bawahannya. Hamon sendiri adalah kemampuan menciptakan energi matahari dari pernafasan, teknik ini selain dapat membakar vampir juga bisa dimanfaatkan sebagai penyembuh dan juga dapat memanipulasi benda.

Memang kalau dibandingkan dengan kemampuan Joestar lainya, Jonathan tidak bisa berbuat banyak karena hanya bisa menggunakan Hamon saat bertarung, tetapi kalau bicara soal kemampuan fisik murni maka saya pasti akan menempatkan Jhonatan pada posisi satu mengingat dia pernah hampir mengalahkan vampir Dio pada saat belum bisa menggukan teknik hamon.

 

7. Jolyne Cujoh

Di posisi selanjutnya adalah Jolyne Cujoh dari Stone Ocean (Jojo part 6), dia merupakan putri dari Jotaro Kujo dan merupakan satu-satunya tokoh utama JJBA yang bergender wanita. Meski dia seorang wanita, Jolyne memiliki Stand bernama Stone Free yang cukup dapat diandalkan. Kemampuan stand Jolyne memang tidak terlalu istimewa dari segi serangan maupun kecepatan namun Stone Free memiliki kemampuan untuk berubah menjadi benang bahkan dapat memanupulasi tubuh Jolyne sendiri menjadi benang.

Pada part 6 JJBA dikisahkan, Jolyne mengalami masalah yang membuatnya harus mendekam di penjara Green Dolphin Street Prison. Di dalam penjara, Jolyne mengendus rencana jahat seorang pendeta dan berusaha menghentikannya, namun sang pendeta tersebut balik melawan dengan mengirim narapidana pengguna stand untuk membereskan Jolyne.  Walaupun memiliki Stand yand tidak terlalu kuat, Jolyne masih dapat mengatasi keadaan saat genting. ketika bertarung, Jolyne lebih mengandalkan otaknya dengan memanfaatkan kemampuan benang Stone Free, dia dapat mengalahkan musuh dengan cara yang diluar dugaan dan bahkan sampai membuat Enrico Pucci sang pendeta kewalahan.

 

6. Joseph Joestar

Merupakan cucu dari Jonathan Joestar, dia satu-satunya Joestar yang memiliki kemampuan hamon sekaligus pengguna stand. Pada awal debutnya di part 2, Joseph masih mengandalkan teknik hamon yang ia pelajari ketika masih kecil. Boleh dibilang dia adalah Joestar yang paling cerdik diantara lainya, karena dia sering kali menggunakan trik yang tak terduga ketika melawan musuhnya. Musuh utama pada part ini adalah para Pillar Men yang tidak boleh dianggap remeh, sebab Pillar Men adalah makhkuk yang hanya bisa dibunuh dengan cahaya matahari. Para manusia pilar ini memiliki impian untuk bisa hidup dibawah sinar matahari dan menjadi makhluk sempurna yang abadi.

Melihat musuh yang seperti hampir mustahil dikalahkan tersebut tentu membuat siapapun takut berhadapan dengan mereka. Namun hal itu tidak berlaku bagi Joseph, dengan dibantu oleh Caesar Zeppeli serta bermodalkan hamon, para Pillar Men mampu ditaklukan satu persatu. Bahkan pemimpin Pillar Men bernama “Kars” yang sempat berubah menjadi makhluk abadi masih bisa dikalahkan oleh Joseph dengan cara melemparkanya ke luar angkasa.

Pada kisah selanjutnya di Stardust Crusader, stand milik Joseph bernama Hermit Purple bangkit akibat ulah Dio yang telah bangun dari tidurnya. Stand tersebut berwujud seperti tanaman rambat berwarna ungu dan memiliki kemampuan untuk melacak lokasi musuh. Selain sebagai stand support, Hermit Purple masih bisa digunakan untuk bertarung meski kemampuannya sangat terbatas. Stand ini juga bisa dikombinasikan dengan energi hamon sehingga dapat membuat Joseph bertahan dari beberapa serangan Dio.

 

5. Josuke Higashikata (Jojolion)

Selanjutnya adalah Josuke Higashikata versi part 8 Jojolion (masuk dalam Jojo alternative universe atau SBR universe), tokoh utama part 8 ini merupakan karakter yang cukup kompleks. Diceritakan Josuke adalah seorang pemuda yang mengalami hilang ingatan di suatu pantai kota Morioh. Dalam perjalanannya untuk mendapatkan ingatanya kembali Josuke menerima serangan pengguna stand yang dirinya sendiri tidak tahu alasanya, ketika Josuke menerima serangan musuh dia secara tidak sadar memunculkan sesosok stand yang dinamai Soft & Wet. Stand tersebut tidak terlalu kuat namun memiliki kemampuan yang unik yakni dapat memunculkan sesuatu mirip gelembung sabun, gelembung tersebut dapat mengambil materi suatu benda dan juga hal yang tak terlihat seperti gesekan dan suara.

Lambat laun Josuke mulai mendapatkan ingatanya secara bertahap berkat teman-teman barunya di Morioh, diketahui bahwa Josuke adalah gabungan dari dua orang yaitu Josefumi Kujo dan Yoshikage Kira. Dari situ Josuke mulai mengingat kembali misi dan alasan kenapa dua orang tersebut menyatu menjadi dirinya, namun setelah mengetahui kebenaran tersebut Josuke malah semakin mendapat masalah baru dan akhirnya dia mulai berjuang untuk dirinya dan teman-temanya.

 

4. Josuke Higashikata (Diamond Is Unbreakable)

Kalau tadi Josuke versi Jojolion maka sekarang Josuke versi Jojo part 4 (Diamond Is Unbreakable), Josuke versi ini digambarkan sebagai seorang pelajar SMA di kota Morioh. Dari penampilan Josuke terlihat sangat nyentrik untuk ukuran pelajar, bagaimana tidak, dengan rambut pompadour serta mengenakan seragam sekolah yang tidak standar membuatnya tampil mencolok dan disukai wanita. Pada part ini Josuke ditugaskan oleh keponakanya sendiri yakni Jotaro Kujo untuk mencari tahu tentang keberadaan anak panah yang bisa membangkitkan kekuatan stand, dan juga mencari seorang pembunuh bayaran bernama Yoshikage Kira yang diduga menggunakan kekuatan stand dalam melancarkan aksinya.

Saat beraksi, Josuke mengandalkan stand miliknya yang bernama “Crazy Diamond”. Stand tersebut merupakan tipe stand petarung dengan daya serang tinggi serta dibekali kecepatan luar biasa. Tapi tak hanya kemampuan bertarung stand saja yang diandalkan Josuke, stand Crazy Diamond memiliki kemampuan sangat istimewa yakni dapat membetulkan segala benda bahkan makhluk hidup dapat disembuhkan dengan stand ini selama tidak mati lebih dulu. Dalam melawan orang suruhan Kira, Josuke tidak beraksi sendiri, dia memiliki beberapa teman pengguna stand yang siap membantu mengalahkan kejahatan di kota Morioh.

 

3. Jotaro Kujo

Di perinkat tiga diduduki oleh Joestar paling ikonik, siapa lagi kalau bukan Jotaro Kujo. Karakter ini sangat populer di kalangan Jojofans maupun penggemar lainya karena jargon “yare yare daze” serta teriakan stand Star Platinum “ora, ora, ora!” mudah dijumpai dalam bentuk meme. Tentang Star Platinum, ini adalah stand petarung terkuat di seluruh seri karena tidak ada yang bisa menandingi kekuatan serangan maupun kecepatannya. Tak cukup menjadi stand “adu jotos” terkuat, Star Platinum masih debekali dengan kemampuan untuk menghentikan waktu beberapa detik (biasanya 2 detik). Walaupun terbilang sangat singkat kesempatan menghentikan waktu tersebut bisa dimanfaatkan Jotaro dengan sebaik mungkin.

Dalam pertarungan melawan musuh, selain mengandalkan kekuatan stand miliknya Jotaro juga mengandalkan kemampuan otaknya dalam membaca situasi pertarungan sebab ada beberapa lawan yang memaksanya untuk tidak menggunakan serangan fisik yang kuat. Untungnya Jotaro merupakan orang yang pandai menganalisa situasi sekitar sehingga dia dapat selalu selamat dari bahaya yang mengancam dirinya maupun kelompok perjalanannya. Dengan perpaduan kecerdasan tinggi dan stand yang kuat, Jotaro mampu mengalahkan DIO yang merupakan vampir pengguna stand meski sempat terpojok pada awal pertarungannya.

 

2. Johnny Joestar

Johnny Joestar adalah protagonist Jojo pertama dari dunia alternative atau disebut “Steel Ball Run Universe” yang sering dianggap seri reboot dari JJBA original. Pada awalnya Johnny adalah seorang joki kuda balap berprestasi namun semua berubah setelah tulang belakangnya tertembak oleh seseorang, hingga pada akhirnya kakinya lumpuh tidak bisa digerakan. Tetapi dengan kondisinya, Johnny tetap memaksa dirinya sendiri untuk mengikuti balapan Steel Ball Run demi mencari tahu rahasia “steel ball” dari orang yang bernama Gyro Zeppeli. Dalam perjalanannya akhirnya Jhonny dapat menjalin persahabatan dengan Gyro, selain itu Jhonny diajarkan teknik yang bernama “Spin” agar bisa bertahan dalam perlombaan.

Selain teknik spin, Jhonny juga memiliki stand yang dinamai Tusk ACT 1. Kemampuan stand tersebut memunkinkan Johnny untuk dapat menembakan kukunya dengan teknik spin sejauh sekitar 10 meter. Stand miliknya dapat berevolusi hingga menjadi Tusk ACT 4 dengan kemampuan destruktif yang luar biasa. Itu dikarenakan Johnny mengkombinasikan serangan ACT 4 dengan Golden Rotation sehingga menghasilkan efek gravitasi luar biasa yang tak dapat dihindari.

Mungkin beberapa dari kamu ada yang tidak setuju kalau saya menempatkan Johnny diatas Jotaro dan menganggap Jotaro adalah Jojo terkuat. Hal itu memang wajar karena Jotaro merupakan karakter ikonik dan juga memiliki kemampuan Time Stop. Namun saya membuat rangking ini berdasarkan fakta dan pengamatan selama mengikuti seri JJBA. Sebenarnya alasan utama kenapa Johnny diperingkat dua adalah karena dalam manga SBR ketika Johnny melawan stand Za Warudo milik Diego Brando, pada adegan terebut diperlihatkan Tusk ACT 4 masih dapat bergerak di dalam Time Stop. Jadi jika kemampuan stand yang setara atau bahkan sama dengan Star Platinum saja tidak bisa berbuat banyak dalam menghadapi Tusk ACT 4 maka dapat diambil kesimpulan kalau Johnny lebih unggul dibanding Jotaro.

 

1. Giorno Giovanna

Akhirnya Jojo terkuat jatuh kepada Giorno Giovanna dari part 5, yang merupakan anak dari DIO dan seorang pelayan wanita yang tidak diberitahukan identitasnya. Meski ayah Giorno adalah seorang DIO tetapi dia tetap memiliki darah keturunan Joestar dan mewarisi sifat kebaikan Jonathan, atau bisa dibilang ayah kandung Giorno adalah DIO sekaligus Jonathan. Hal ini terbukti dari tujuannya bergabung dengan geng mafia demi menghentikan peredaran obat terlarang yang makin marak di kota tempat tinggalnya.

Pasti sebagian dari kalian sudah paham kenapa Giorno menduduki peringkat satu. Karena tentu saja kemampuan stand miliknya yaitu Golden Experience Requiem (GER) yang bisa mengembalikan semua serangan musuh menjadi keadaan semula sebelum musuh melancarkan serangan tersebut. Dan ketika serangan musuh sudah dikembalikanya seperti semula GER akan melakukan serangan balasan hingga musuh terpental ke dimensi lain seperti alam baka yang dimana pada dimensi tersebut musuh akan mengalami kematian tak terbatas. Kemampuan GER tersebut tidak bisa dihindari, ditangkis atau dilawan, sehingga satu-satunya yang bisa dilakukan musuh hanyalah pasrah.

Related Posts

This Post Has One Comment

  1. Noname

    Hai

Tinggalkan Balasan