You are currently viewing Reiner Braun Pantas Meregang Nyawa di Ending AOT?

Reiner Braun Pantas Meregang Nyawa di Ending AOT?

Spoiler alert bagi yang belum menamatkan AOT!

Reiner Braun merupakan salah satu karakter paling berpengaruh pada jalan cerita Attack on Titan, banyak rentetan peristiwa penting terjadi karena dirinya. Motivasinya untuk bisa mengangkat derajat kaumnya membuat dia mau melakukan apa saja demi kepentingan Marley termasuk menjebol tembok Shiganshina di Paradis.

Sejak pertama kali diperkenalkan memang identitas asli Reiner Braun cukup misterius dan sangat dirahasiakan. Dan puncaknya saat season kedua kita diperlihatkan tentang siapa sebenarnya Renier Braun di Attack on Titan. Saat itu banyak dari fans yang menganggap kalau Reiner Braun Titan adalah salah satu villain utama di seri ini.

Setelah dianggap sebagai villain kini pandangan fans terhadap Reiner berubah dan menganggapnya sebagai salah satu pahlawan. Hingga pada endingnya sang Reiner Braun Titan masih bisa selamat tanpa cacat sedikitpun meski telah melalui pertarungan mematikan.

Related Posts

Reiner Braun Titan si penjebol tembok Shiganshina

Dosa terbesar Reiner Braun adalah ketika dia menjebol tembok dimana kediaman Eren berada. Eren yang melihat itu menjadi sangat termotivasi untuk melenyapkan seluruh ancaman dan berimbas pada Rumbling.

Andai saja Titan Zirah tidak membuat kekacauan di tempat tinggal Eren kemungkinan Rumbling tidak akan terjadi dan jutaan nyawa masih bisa terselamatkan.

Sebenarnya Reiner menyadari akan hal ini dan membuatnya ingin mengakhiri hidupnya sendiri setelah tahu kalau di dalam tembok tidak seperti yang orang Marley katakan.

Meskipun akhirnya dia jadi salah satu orang yang berhasil menghentikan Rumbling, tapi tidak ada yang dapat menyangkal kalau dirinya merupakan orang paling bertanggung jawab membangkitkan sang iblis Paradis.

Alasan sang Pewaris Titan Zirah tidak mati di akhir cerita

Nasib ironis dimana seseorang yang sangat ingin mengakhiri hidupnya sendiri malah selalu selamat dari maut. Fans AOT pasti sudah pada familiar kalau Reiner merupakan karakter dengan plot armor tertebal bahkan lebih tebal dari protagonisnya sendiri.

Mungkin Reiner masih bisa selamat di akhir cerita ada alasanya sendiri salah satunya adalah peranya yang kini menjadi pahlawan dan bukan lagi seorang villain. Seolah-olah protagonis Shingeki no Kyojin di akhir cerita adalan Reiner bukan Eren.

Dan mungkin juga karena alasan Reiner Braun adalah karakter favorit sang mangaka sendiri. Saya menduga Hajime Isayama mungkin masih tidak rela kalau karakter kesayangannya mati di akhir kisah.

Apakah Reiner Braun layak kehilangan nyawa di endingnya?

Melihat Reiner bisa bertahan hidup sedangkan Eren mati tersasa agak kurang adil meski sekarang Reiner sudah dianggap pahlawan. Karena mengingat lagi, Reiner adalah orang yang bertanggung jawab melepaskan sang iblis Paradis maka saya berpendapat kalau dirinya pantas meregang nyawa dengan alasan untuk menebus dosanya. Dan juga Reiner yang selalu terkena PTSD ketika mengingat perbuatanya di Shiganshina pasti membuatnya sangat sulit untuk menjalani hidup barunya.

Mungkin beberapa fans tidak sependapat dengan hal itu tetapi menurut saya itu adalah cara yang paling cocok untuk endingnya. Tetapi saya tidak terlalu memikirkan itu karena semua keputusan ada di tangan sang author sendiri perkara endingnya cocok atau tidak kita hanya bisa berpendapat saja.

Penutup

Lalu bagaimanakah menurut kamu? Apakah reiner pantas hidup di ending AOT atau justru malah sebaliknya, kalau ingin menyampaikannya silahkan tulis saja di kolom komentar. Mungkin cukup itu saja opini seputar Attack on Titan yang dapat saya bagikan hari ini, sekian dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan